Tips Belajar Tes dan Trik Soal CPNS 2018

ASRomaindo.com selalu berkomitmen untuk memberikan penyegaran, berita, dan nilai tambah yang bermanfaat bagi Romanisti Indonesia.

Terkait dengan misi tersebut, tim konten ASRomaindo.com ingin memberikan tips belajar tes dan trik soal Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 bagi seluruh Romanisti di Indonesia.

Tentu di antara jutaan Romanisti Indonesia, ada di antara kita yang sangat berminat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Artikel ini ditujukan untuk membantu Romanisti yang ingin menjadi abdi negara dengan memberikan tips belajar tes dan trik soal CPNS 2018, agar menjadi orang berhasil dan membanggakan orang tua seperti Il Capitano Francesco Totti!

francesco-totti-pict-593f61cce5ac2604bb2437a2

Mari kita mulai.

Menjadi abdi negara alias Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi profesi yang menarik minat banyak warga negara di Indonesia. Buktinya, setiap tahun pendaftar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu tidak kurang dari jutaan pendaftar, meski peluang lolos tes CPNS sangat kecil. Sebagai contoh, satu formasi dari satu instansi akan diperebutkan oleh ratusan bahkan ribuan pelamar. Persaingan yang sangatlah ketat.

Untuk itu, pastikan semua persyaratan sudah dipenuhi dan kelengkapan administrasi harus dilengkapi sejak jauh hari, karena beberapa dokumen memerlukan waktu pengerjaan yang agak lama. Setelah itu, kita wajib berlatih mengerjakan soal tes CPNS secara rutin selama 1-2 bulan penuh sebelum tes dilaksanakan.

Ingat guys, pemain sepakbola saja berlatih 6-8 jam setiap hari untuk bisa handal dan jago memainkan bola. Jangan bermimpi bisa menjadi PNS apabila kita tidak bersedia mendedikasikan waktu untuk belajar tes dan trik soal CPNS 2018.

 

Tips Memilih Instansi

Dalam penerimaan CPNS, akan ada formasi penerimaan dan karakteristik soal masing-masing instansi yang unik.

Berbeda instansi, maka berbeda pula komposisi pertanyaan dan soal tes CPNS. Misalnya, menurut salah satu peserta tes CPNS, tes matematika untuk Badan Koordinasi Penanaman Modal jauh lebih rumit dibanding tes matematika untuk Kementerian Komunikasi dan Informatika. Contoh lainnya, pelamar Kementerian Luar Negeri diharuskan bisa berbicara salah satu bahasa asing.

Selain itu, tes untuk beberapa instansi hanya ada dua tahap, tapi untuk Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) bisa jadi ada empat tahap.

Karena itu, cari tahu tentang karakteristik tes CPNS instansi yang kita idam-idamkan. Alangkah baiknya apabila memilih instansi yang sesuai dengan minat atau selaras dengan pendidikan formal agar peluang kita lulus tes CPNS lebih besar.

Kesempatanmu diterima sebagai PNS juga lebih besar jika kita memilih posisi yang memiliki lowongan dan formasi yang banyak. Informasi formasi CPNS ini harus kita amati baik-baik dari halaman penerimaan CPNS per instansi, lalu pilihlah formasi yang menerima kursi paling banyak dan sesuai dengan kualifikasi kita.

 

Pendaftaran CPNS 2018

Pendaftaran CPNS tahun 2018 hanya bisa dilakukan via link https://sscn.bkn.go.id/

Setelah periode pendaftaran CPNS 2018 berakhir, pelamar harus menjalani tes seleksi CPNS 2018 yang akan melalui beberapa tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Untuk jadwal seleksi sendiri akan ditentukan oleh masing-masing instansi.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, mengimbau bahwa beberapa kendala sering dijumpai dalam proses pendaftaran, sehingga sangat tidak disarankan untuk mendaftarkan dokumen pada hari-hari terakhir.

Beberapa masalah yang sering dihadapi para pelamar CPNS tahun lalu, dan mungkin juga bakal terjadi di tahun 2018 adalah sebagai berikut:

1. Nomer Identitas Kependudukan (NIK) Tidak Diketemukan

Untuk menghindari hal ini, pelamar disarankan untuk memastikan agar nomor NIK harus sesuai dengan e-KTP yang diterbitkan oleh Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Atau bisa dicek melalui laman https://sscn.bkn.go.id/ untuk memastikan bahwa NIK terdaftar dan telah terbarui dalam database Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pusat.

2. Nomor Kartu Keluarga (KK) Tidak Diketemukan

Sama dengan kasus NIK tidak diketemukan, kendala nomor Kartu Keluarga juga sering dikeluhkan pelamar CPNS 2018.

Pelamar harus memastikan bahwa NIK pada KTP dan Kartu Keluarga cocok dan sesuai.

3. Salah Memasukkan Data

Tim Helpdesk BKN, mengungkapkan bahwa pengaduan dengan topik salah memasukkan data masih saja terus terjadi di CPNS 2018.

Disarankan pelamar harus terus mencermati data-data yang akan diinput dengan saksama dan teliti saat melakukan input data CPNS 2018 di laman https://sscn.bkn.go.id/

4. Salah Input atau Tertukar Dokumen Pendaftaran

Hal ini masih saja menjadi permasalahan yang banyak dialami oleh pelamar. BKN selalu menghimbau bahwa pelamar harus segera mendaftarkan diri sejak jauh hari, agar terhindar dari blunder tersebut – karena salah satu sebab kesalahan tersebut adalah adanya kepanikan akibat deadline yang telah mepet.

 

Belajar Tes Soal CPNS 2018 melalui Computer Assisted Test (CAT)

Sambil menunggu jadwal pelaksanaan tes diumumkan, gunakanlah waktu untuk terus mengerjakan latihan soal tes CPNS. Kamu wajib berlatih mengerjakan soal tes CPNS secara rutin selama 1-2 bulan penuh sebelum tes dilaksanakan.

Selain itu, bisa juga melakukan simulasi Computer Assisted Test (CAT) di portal BKN, agar siap menjalani ujian yang sebenarnya. Disarankan agar melakukan latihan simulasi tes pada portal CAT BKN jauh hari sebelum masa pendaftaran usai, karena apabila semakin mendekati periode ujian, portal CAT BKN akan sangat lambat diakses karena trafik website yang tinggi.

http://cat.bkn.go.id/simulasi/

Website simulasi CAT dari BKN ini akan memberikan latihan soal dan kisi-kisi yang paling mendekati kenyataan tes CPNS 2018 sebenarnya. Sehingga sangat penting untuk berulang kali berlatih melalui simulasi CAT sebelum trafik portalnya susah diakses.

 

Tips Lulus Tes CPNS Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Kepala BKN Bima Haria Wibisana ‘membocorkan’ tips agar bisa lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT.

Menurut Bima, peserta CPNS perlu lebih mempelajari yang berkaitan dengan sejarah bangsa Indonesia atau yang dikenal dengan Tes Wawasan Kebangsaan.

Seperti diketahui, Tes Kemampuan Dasar ini meliputi tiga item, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelejensi Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.

“Jadi Tes Wawasan Kebangsaan ini memang harus belajar, belajar mengenai sejarah Indonesia, rasa kebangsaan Indonesia, dan Pancasila,” ujar Bima saat konferensi pers di Kantor Pusat BKN, Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (6/10/2017).

Bima menegaskan, Tes Wawasan Kebangsaan menjadi hal penting bagi seleksi penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebab PNS merupakan abdi negara yang harus dan perlu mengatahui sejarah Indonesia.

“Masa iya sih, ada orang Indonesia yang kayak gitu (enggak paham sejarah) apalagi kalau bekerja jadi PNS yang kerjanya adalah untuk mengurusi negara,” ungkapnya.

Dari pengamatan BKN, sejak seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014, banyak peserta CPNS gagal melewati ujian Tes Wawasan Kebangsaan.

Menurutnya, untuk bisa melalui tahapan tes tersebut, ada cara yang bisa ditempuh bagi para peserta CPNS.

Pertama adalah dengan mempelajari sejarah kebangsaan Republik Indonesia, kemudian mengikuti bimbingan belajar sebelum tes CPNS.

Selanjutnya, belajar secara mandiri dengan menggunakan buku-buku panduan lulus CPNS yang dijual di pasaran atau toko buku.

“Di Gramedia juga yang paling laku dalam sebulan ini best seller Gramedia adalah soal-soal CPNS CAT sampai cetak ulang berkali-kali,” pungkasnya.

 

Tips Belajar Latihan Soal Tes CPNS

Tes CPNS terdiri dari dua jenis, yakni Tes Kompetisi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).

TKD dibagi lagi menjadi Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Masing-masing memiliki passing grade alias nilai ambang batas yang harus dipenuhi untuk bisa lulus tes CPNS, yakni 80 untuk TIU, 75 untuk TWK, dan 143 untuk TKP.

Berikut ini adalah tips dan trik mengerjakan masing-masing tes:

1. Tes Intelegensi Umum (TIU)

Fokuskan menjawab pertanyaan yang menurut kita gampang terlebih dulu. Misalnya kita lemah di kemampuan numerik berupa aljabar, kita bisa mengerjakan soal deret dulu. Soal jenis ini bisa kita jawab dengan mudah jika teliti dan rajin berlatih mengerjakan soal.

Atau, dahulukan mengerjakan soal kemampuan verbal berupa sinonim, antonim, dan analogi, kemampuan berpikir logis berupa silogisme, atau kemampuan berpikir analitis berupa soal spasial.

2. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

TWK terdiri dari soal Pancasila, UUD 1945, sejarah perjuangan bangsa, sampai sistem tata negara Indonesia. Mentang-mentang terkesan seperti pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang sarat muatan budi pekerti, jangan sepelekan tes ini dengan sekadar memilih jawaban paling bagus dan paling panjang dari daftar jawaban, ya!

Tes TWK menuntut kita untuk mampu mengingat poin-poin penting dan menguji daya ingat kita, karena banyak memberi pertanyaan tentang tokoh, latar belakang, dan rentetan sejarah.

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Untuk soal TKP, kita harus dan wajib memilih jawaban yang paling ideal di antara yang lain (tapi hati-hatilah karena tes ini memiliki banyak jebakan!).

Dalam mengerjakan tes ini, tidak perlu sesuai dengan kepribadian kita, karena yang dilihat adalah seberapa mampu kita menilai hal yang ideal dalam dunia kerja.

TKP juga bisa dipelajari lewat buku latihan soal tes CPNS karena biasanya soal yang keluar setiap tahun kurang lebih serupa.

4. Tes Kompetensi Bidang (TKB)

Untuk posisi di kementerian, jika kita lulus Tes Kemampuan Dasar (TKD), kita akan lanjut ke tahap Tes Kompetensi Bidang (TKB). Inilah pentingnya memilih posisi yang sesuai dengan minat atau sesuai jurusan kuliah. Sebab, soal-soal yang keluar akan berkaitan dengan posisi yang kita ambil.

Misalnya kita memilih jabatan Analis Kebijakan Pertama, materi yang ditanyakan adalah seputar kebijakan publik. Kalau kita sudah belajar tentang ini sejak kuliah, kesempatanmu untuk lulus tes CPNS akan lebih besar karena kita lebih mudah memahaminya.

Latihan soal tes CPNS dapat kita lakukan dengan membeli buku soal yang dilengkapi software simulasi Computer Assisted Test (CAT) atau lewat aplikasi CAT CPNS yang tersedia di Google Play Store.

 

Menjelang Tes CPNS 2018

Persiapkan diri dengan baik mulai H-3 hari tes. Pakai kemeja putih polos (dan jilbab hitam polos jika memakai kerudung), bawahan hitam polos, dan sepatu pantofel hitam. Bawa Kartu Ujian, KTP, dan dokumen lain yang dibutuhkan.

Jangan lupa survei lokasi tes terlebih dulu agar kita tidak tersasar dan tahu harus naik kendaraan apa ke sana. Apalagi bagi peserta tes CPNS yang berasal dari luar daerah, harus berupaya mencari tumpangan untuk menginap selama beberapa hari yang berjarak relatif dekat dari lokasi tes.

Sehari sebelum tes, kita tidak boleh begadang dan belajar serius lagi, agar esok harinya bisa mengerjakan tes CPNS dengan kondisi otak yang lebih tenang.

Di hari-H, jangan lupa sarapan agar kita bisa lebih berkonsentrasi mengerjakan soal, tapi jangan terlalu kenyang karena bisa memengaruhi suplai oksigen ke otak (nanti oksigen akan lebih banyak ke lambung daripada otak!).

Pastikan kita datang 2-3 jam sebelum waktu tes yang sudah ditentukan. Jangan sampai terlambat, karena akan membuatmu panik dan tidak diperkenankan mengikuti tes CPNS oleh panitia.

Terakhir, mulailah mengerjakan soal dengan berdoa.

Selamat belajar tes dan trik soal CPNS!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s