Jenis Gitar sebagai Alat Musik

ASRomaindo.com selalu berkomitmen untuk memberikan penyegaran, berita, dan nilai tambah yang bermanfaat bagi Romanisti Indonesia.

Terkait dengan misi tersebut, tim konten ASRomaindo.com ingin membagikan informasi tentang jenis-jenis gitar sebagai alat musik.

Keahlian bermain gitar sangat baik dikuasai untuk menghibur diri sendiri, orang lain, dan (tentu saja) untuk merayu para gadis sembari menunggu jadwal bola AS Roma. Bahkan, Neymar Jr saja hobi bermain gitar!

4ba6c05bc96e1e6348e50e88a5190313

Mari kita mulai.

Berdasarkan klasifikasi, gitar itu ada 3 jenis:
1. Gitar Klasik
2. Gitar Akustik
3. Gitar Elektrik

 

Ciri Fisik Beberapa Jenis Gitar

1. Gitar Klasik :
Body gitar (hampir) selalu berbentuk bulat dan menyerupai angka 8. Body memiliki rongga udara, neck (leher) gitar cenderung besar & lebar, senar terbuat dari nylon, jumlah fret (kolom gitar) yang dapat dipetik oleh jari tangan berjumlah 12 fret.

Gitar klasik biasanya dimainkan untuk permainan melodi musik klasik, kadang dipakai bermain rhytm juga (genjrang genjreng) tapi tentu karakter suara genjrengannya lebih ‘tebal’ dibandingkan gitar akustik.

Bermain melodi gitar klasik secara benar harus mutlak bisa membaca not balok, kemudian cara memetik senar menggunakan seluruh jari tangan kanan (jempol untuk memetik senar bass ke-5 & ke-6, telunjuk untuk memetik senar ke-4, jari tengah untuk memetik senar ke-3, jari manis untuk memetik senar ke-2, jari kelingking untuk memetik senar ke-1).

CATATAN: senar ke-1 adalah senar yang paling “bawah”, sedangkan senar ke-6 adalah senar yang paling “atas”.

 

2. Gitar Akustik :
Gitar akustik & gitar klasik sama-sama punya rongga udara. Tapi ciri utama yang membedakan keduanya adalah pada gitar akustik, neck (leher) lebih ramping dan kecil, senar terbuat dari string (tidak terbuat dari nylon), jumlah fret (kolom gitar) yang dapat dipetik oleh jari tangan lebih banyak yaitu berjumlah hingga 15 fret.

Gitar akustik biasa dimainkan untuk kebanyakan lagu-lagu pop modern, baik melodi maupun rhythm.

Cara memetik gitar akustik biasanya hanya menggunakan 4 jari tangan kanan (jempol untuk memetik senar bass ke-4, ke-5 & ke-6, jari telunjuk memetik senar ke-3, jari tengah untuk memetik senar ke-2, dan jari manis untuk memetik senar terbawah yaitu senar ke-1 – jari kelingking tidak digunakan).

Atau jika ingin bermain nada melodi (yang membunyikan satu not per not), bisa menggunakan alat bernama pick gitar.

Kelebihan gitar akustik dibandingkan gitar elektrik adalah suaranya ‘natural’ dan alami yaitu benar-benar hasil dari resonansi udara yang dihasilkan oleh rongga udara gitar (berbeda dengan gitar elektrik yang suaranya dihasilkan bukan dari rongga udara, tapi dari komponen bernama pickup yang berada di tengah body gitar).

3. Gitar Elektrik :
Body terbuat dari kayu solid & tidak memiliki rongga udara, senar terbuat dari string, jumlah fret (kolom gitar) yang dapat dipetik berjumlah hingga 24 fret, memiliki pick-up untuk mengubah energi suara senar menjadi energi listrik.

Gitar elektrik banyak dimainkan di lagu-lagu genre rock, blues, metal, jazz, dan sebagainya. Cara memetik gitar elektrik sama seperti gitar akustik, baik yang menggunakan jari ataupun menggunakan pick.

Untuk bermain gitar elektrik tidak perlu bisa baca not balok, hanya cukup membaca tabulasi (tab) saja.

Tapi tetap wajib hukumnya seorang gitaris elektrik untuk mengetahui simbol tempo pada not balok.

 

Kelebihan dan Kekurangan Gitar Klasik, Akustik, dan Elektrik

Mungkin ada yang bertanya, apa kelebihan dan kekurangan tiap jenis gitar tersebut?

Itu tergantung jenis musik yang paling kita sukai. Jika suka lagu klasik yang tenang dan menghanyutkan, yah coba memainkan gitar klasik.

Kalau suka lagu-lagu pop akustik, silakan coba memainkan gitar akustik.

Atau kalau suka musik berformat band, rock, blues, country, dll ayo kita mainkan gitar elektrik.

Kalau admin pribadi lebih suka bermain gitar melodi karena lebih memberikan kebebasan berekspresi (freedom). Kita bisa melakukan apa pun teknik yang ingin kita lakukan, tidak ada batasan sama sekali.

Apa pun bisa kita lakukan pada senar gitar kita, mulai dari teknik yang sederhana yaitu picking, legato (hammer-on, pull-of, slide), vibrato, hingga bending.

Hingga ke teknik para master seperti tapping, tremolo, sweep picking, dan memetik senar menggunakan lidah & gigi!

Selain itu, dari sisi sound sangat amat bervariasi.

Tidak seperti gitar jenis klasik atau akustik yang terbatas menghasilkan bunyi-bunyian (sound). Kita bisa menghasilkan berbagai macam suara ‘ajaib’ menggunakan pickup gitar, amplifier, dan efek gitar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s