Cara Menjadi Orang Kaya

Uang memang bukan segalanya. Tapi segala hal jauh lebih mudah berkat uang.

Tidak ada yang tidak ingin menjadi orang kaya. Tapi sayang, menjadi orang kaya itu tak semudah sekedar menonton aksi Cengiz Under lewat televisi.

Ada beragam hal yang mesti dilakukan, termasuk membangun kebiasaan baik dan meresapinya setiap hari.

Jadi apakah kamu ingin bergelimang harta dan uang seperti para pemain sepakbola papan atas?

Cristiano-Ronaldo-Cars-audi-r8-2014

Mari kita mulai.

Cara Menjadi Orang Kaya.

 

RAJIN MEMBACA

Menurut penelitian yang dilakukan Thomas Corley dalam bukunya, Rich Habits, seluruh orang kaya punya kebiasaan yang sama, yakni rajin membaca. Kebiasaan ini dilakukan untuk menambah pengetahuan agar lebih berwawasan dalam bisnis.

Warren Buffet, miliarder terkenal asal Amerika, bahkan menghabiskan 75 persen waktunya dalam sehari untuk membaca. Hal yang dibaca tidak melulu harus buku, bisa berbagai macam hal, mulai dari artikel mengenai keuangan, pelatihan penjualan, keahlian investasi, komunitas intelektual seperti Quora (https://www.quora.com/), website berita sepakbola seperti ASRomaindo (https://asromaindo.com/), dan berbagai macam hal lain yang bisa memperkaya diri.

Ingat, membaca status di media sosial tidak termasuk ke dalam kebiasaan yang baik ya!

Selain itu, lakukan pengembangan diri. Jika kamu seorang tenaga penjualan (salesman), rajinlah membaca dan menonton video mengenai cara menjual barang dengan efektif, sisihkan uang untuk ikut seminar dari orang sukses.

Jika kamu seorang desainer grafis, rajinlah mengamati hasil karya para desainer papan atas, ikutilah seminar dan kursus desain, dan seterusnya.

Upaya dan kerja keras Kamu tak bakal berguna bila Kamu tak mampu fokus pada aset terpenting, yaitu diri sendiri. Mark Cuban, pebisnis dan dermawan asal Amerika, membuktikan sendiri cara menjadi kaya yang satu ini.

Seseorang haruslah terus belajar dan mengasah diri sepanjang hayat karena dirimu adalah aset terpenting untuk menjadi kaya. Tanpa itu, orang bakal terjebak menjadi orang gagal dan susah maju.

Kemudian bergabunglah dengan orang-orang sukses, agar bisa membuat Kamu berpikir untuk terus melakukan inovasi dan menjadi lebih sukses lagi. Tidak ada yang bisa mengubah pemikiran seseorang kecuali lingkungan dan kawan sepergaulannya.

Seseorang bisa berubah karena efek dari lingkungannya. Sehingga Kamu memiliki pola pikir baru dalam mencapai kesuksesan, dan mendapat pelajaran berharga dalam mengatur bisnis dan keuangan agar kesuksesan Kamu akan bertahan lama.

 

BANGUN PAGI

Ibarat ungkapan dari orang bijak, orang yang bangun siang maka rezekinya akan dipatok ayam. Itulah prinsip yang dipegang oleh para orang kaya. Banyak orang kaya punya kebiasaan bangun pagi.

Saat pagi, pikiran akan lebih segar dan banyak waktu luang untuk melakukan berbagai hal positif. Mulai dari melakukan ibadah, meditasi untuk menenangkan pikiran, berolahraga, hingga mencicil aktivitas harian sejak pagi.

Orang yang terbiasa bangun pagi, seakan seorang pelari yang melakukan curi start pada kompetisi marathon. Dia sudah melakukan 2-3 langkah di depan, ketika para pesaingnya masih bermalas-malasan di atas kasur.

Mulailah kebiasaan bangun pagi dengan sederhana. Set jam alarm agar membangunkan kita paling lambat pukul 6.00 pagi, alangkah lebih baiknya apabila bisa bangun sekitar pukul 5.00 pagi sebelum mentari terbit di ufuk timur.

 

RAJIN MENABUNG

Warren Buffet memiliki kata-kata mutiara: “Langsung tabung lah uang yang kamu dapatkan, lalu belanjakan lah sisa uang yang tersisa setelah ditabung”.

Contohnya, bila gaji Kamu Rp 5 juta, Kamu wajib menabung minimal 30% (sepertiga) dari gaji Kamu yaitu Rp 2 juta di tabungan bank. Lalu kamu harus singkirkan segala macam benda yang bisa menggoda kamu untuk menarik uang – seperti kartu ATM dan alat token – agar menyulitkan kamu untuk mengambil uang di tabungan.

Jadi saat gaji masuk, langsung alokasikan sejumlah uang untuk ditabung dulu. Setelah ditabung, barulah sisa uang yang tersisa, dipakai untuk keperluan hidup.

Dengan demikian, tidak ada cerita uang habis sebelum waktunya.

Inilah kunci agar bisa disiplin menabung untuk memupuk harta kekayaan.

 

KURANGI PENGELUARAN

Hiduplah sederhana. Jangan mengikuti gaya hidup berfoya-foya.

Jangan peduli apa kata orang lain.

Jangan tergoda untuk pamer hanya untuk mendapatkan pujian dari orang lain.

Hiduplah sederhana, dan gunakan uang dengan secukupnya. Jangan pernah menggunakan uang lebih dari kemampuan.

Dengan tidak banyak mengeluarkan uang, Kamu akan memiliki banyak uang di tabungan.

Gaya hidup sangat berpengaruh pada tingkat konsumerisme seseorang. Semakin tinggi gaya hidup, semakin banyak biaya yang dihabiskan, dan sebaliknya. Jika Kamu ingin cepat kaya, mulailah mengontrol pengeluaran dengan hidup lebih sederhana.

Ada banyak pola hidup sederhana yang dapat Kamu lakukan. Misalnya, memasak makanan sendiri, membawa tumbler minuman, kurangi membeli baju mahal, dan mengurangi kebiasaan nongkrong bersama teman-teman.

Jika Kamu ingin menambah jumlah uang Kamu, maka Kamu harus bisa memangkas sejumlah biaya yang tidak perlu di dalam anggaran Kamu.

Mulailah melihat berbagai pos pengeluaran yang tidak efektif di dalam sana, seperti: biaya TV kabel yang jarang digunakan, biaya listrik yang bisa dihemat atau bahkan biaya laundry Kamu.

Carilah vendor atau penyedia jasa yang memberikan harga lebih murah untuk kualitas layanan jasa yang sama. Misalnya, carilah warteg yang lebih murah namun masakannya tetap enak. Atau jasa laundry yang lebih murah walaupun mungkin butuh waktu 1-2 hari lebih lama untuk mencuci baju kamu.

 

TINGKATKAN PENGHASILAN

Tingkatkan penghasilan dan gaji kamu sedikit demi sedikit.

Caranya? Tingkatkan kemampuan dan skill kamu dalam bidang yang kamu geluti.

Jika kamu seorang montir bengkel, rajinlah belajar mengenai mesin dan otomotif. Dan jangan ragu untuk berbagi ilmu dan pengetahuan ke orang lain. Sehingga lama-kelamaan, kamu akan dikenal orang sebagai seorang ahli di bidangnya.

Apabila kemampuan kamu telah diakui, maka otomatis penghasilan dan gaji kamu akan meningkat. Jika belum, maka jangan ragu untuk berpindah perusahaan atau karir lain yang lebih menghargai keahlian kamu.

Kamu harus tahu potensi diri sendiri, dan memaksimalkannya untuk meraih puncak kesuksesan. Bukan malah gampang merasa puas atau malah rendah diri. Grant Cardone, yang merupakan pebisnis, penulis, sekaligus pakar pelatihan potensi diri; mengatakan bahwa orang yang ingin sukses mesti menjadi yang terhebat dalam bidang yang digeluti. Makanya, tumpahkan peluh keringat hingga darah agar tidak hanya jadi orang yang biasa-biasa saja.

Ketika mendapatkan kenaikan gaji, bukan berarti Kamu harus menaikkan pengeluaran dan gaya hidup. Manfaatkan kenaikan gaji dengan baik, jumlah kenaikan gaji harus kamu tambahkan ke nilai tabungan yang disisihkan setiap bulan.

Misalnya, tahun lalu gaji kamu Rp 5 juta dan kamu menabung rutin Rp 2 juta sebulan. Lalu tahun ini, gaji kamu naik menjadi Rp 6 juta (naik gaji Rp 1 juta); maka kamu harus menabung menjadi Rp (2+1) juta yaitu Rp 3 juta sebulan.

Alih-alih langsung membelanjakan uang yang tersisa karena tidak masuk rencana keuangan, sebaiknya sisihkan untuk tabungan. Misalnya bonus dari kantor, laba usaha yang melebihi perkiraan, atau bahkan hadiah undian hingga warisan.

 

MILIKI BISNIS SAMPINGAN

Selain itu, cara lain adalah dengan meningkatkan sumber penghasilan, di luar gaji atau penghasilan utama.

Apakah para miliarder dan orang kaya hanya punya satu sumber penghasilan? Mustahil. Pasti ada sumber penghasilan lainnya.

Itulah yang dinamakan penghasilan pasif. Sisihkan uang dan tabungan hasil kerja keras untuk membangun bisnis sampingan.

Misalnya seseorang punya mata pencaharian utama yaitu toko yang sudah mapan, lalu dia membangun rumah kos untuk disewakan. Toko menjadi sumber penghasilan utama, sementara rumah kos adalah pengganda.

Penghasilan pasif mesti diperoleh dari kegiatan yang tidak menyita waktu dan konsentrasi kamu dari sumber penghasilan utama.

Dengan membuat sebuah tim atau penanggung jawab, pekerjaan kamu akan menjadi lebih mudah dan terbantu dengan adanya tim.

Hasil yang didapatkan dari bisnis sampingan dapat menambah pundi-pundi rupiah setiap bulan.

Tapi untuk memiliki bisnis sampingan, kamu harus rajin belajar bisnis, mengelola karyawan, dan membaca buku mengenai cara penjualan dan pemasaran agar bisa lancar mengelola bisnis sampingan.

 

BELI ASET DARI BISNIS SAMPINGAN

Aset adalah barang atau aktivitas yang menghasilkan uang ke dalam rekening kamu.

Bisnis sampingan adalah aktivitas yang menghasilkan uang sampingan di luar gaji atau penghasilan utama.

Belilah aset dari penghasilan bisnis sampingan.

Sebagai contoh, jika kamu adalah karyawan marketing suatu perusahaan, maka setiap bulan kamu mendapatkan gaji.

Sebagian gaji yang didapatkan, harus disisihkan untuk membangun bisnis sampingan, misalnya berjualan online pada malam hari dan akhir pekan sepulang bekerja di kantor.

Keuntungan dari bisnis sampingan berjualan online, kamu sisihkan lagi untuk membeli aset berharga, misalnya membeli emas (logam mulia) ataupun untuk membangun rumah kontrakan.

Sisa gaji bulanan, harus terus kamu sisihkan untuk membesarkan bisnis sampingan kamu.

Dengan cara seperti itu, lama kelamaan aset kamu akan bertumpuk dan harta kekayaan meningkat.

 

LAKUKAN INVESTASI

Kebanyakan miliarder adalah pengusaha sekaligus investor. Sebab, mereka sadar akan pentingnya menanam uang. Makin dini dilakukan, makin besar pula peluang meraih imbal hasil yang besar dari investasi.

Bahkan, kalau bisa, mulailah sejak masih menjadi mahasiswa. Cari tahu jenis investasi yang dirasa cocok, lalu seriuslah di sana. Sebaiknya tebar benih uang di banyak jenis investasi (diversifikasi investasi) agar bisa meminimalisir resiko.

Ingat, ada pepatah yang bilang high risk, high return.

Jadi jangan takut kehilangan uang. Karena rasa takut kehilangan uang, adalah konsep diri yang membuat seseorang selalu miskin dan tidak bisa menjadi orang kaya.

Tak perlu lagi takut berinvestasi. Kalau mau jadi orang kaya, biasakan rutin berinvestasi walau dalam jumlah kecil. Investasi reksa dana, misalnya, hanya dengan Rp 100 ribu sudah bisa dilakukan.

Yang penting bukanlah nominal investasi, melainkan kemauan untuk menyisihkan uang bagi masa depan.

Untuk permulaan, investasi dalam jumlah kecil itu wajar. Seiring dengan waktu, juga bertambahnya return investasi, pasti akan ada dorongan untuk menambah modal. Hanya, pastikan sarana investasi yang dipilih terpercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Selain itu, investasi bisa dalam bentuk memberikan modal bagi bisnis orang lain, kenalan, atau rekan yang kita percaya. Jangan pernah memberikan modal bagi investasi bodong, atau orang yang baru kita kenal – kecuali apabila ada kenalan kita dengan reputasi baik yang merekomendasikan dan memberikan testimoni positif.

Investasi di real estate dan properti adalah merupakan salah satu investasi terbaik. Hanya saja, kekurangannya adalah uang kita tidak liquid (tidak cair). Tapi sekalinya kita berhasil memiliki sebuah properti di lokasi yang ramai, kemudian menyewakannya, lalu mendapatkan penghasilan rutin dari sana; maka hal itulah yang disebut investasi ideal.

 

CATAT ALIRAN UANG (PEMASUKAN, PENGELUARAN, ASET, LIABILITAS)

Pengeluaran harus diperlakukan layaknya anak kandung sendiri. Harus dilacak ke mana pun dia pergi. Sekali saja pengeluaran tidak jelas pergi ke mana, risiko anggaran berantakan ada di depan mata.

Teliti betul pengeluaran untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Jangan sampai ada pengeluaran yang tidak masuk anggaran, atau terjadi mark-up alias pembengkakan pengeluaran tanpa tercatat.

Kebiasaan yang mesti dilakukan adalah membuat catatan pengeluaran tiap awal dan akhir bulan. Awal bulan untuk perencanaan, sementara akhir bulan untuk analisa. Pelacakan ini berguna untuk menjaga pengeluaran pada bulan berikutnya agar tetap aman.

Maka dari itulah, ilmu akuntasi dan pembukuan penting untuk dipelajari – meskipun kita masih karyawan dan belum memiliki perusahaan sendiri – paling tidak untuk keperluan mencatat pembukuan keuangan pribadi.

 

HINDARI UTANG

Berhutang adalah gaya hidup yang salah – kecuali berhutang untuk modal suatu bisnis yang sudah memiliki pasar, konsumen, dan aliran uang yang mapan.

Apalagi jika berhutang tanpa rencana matang dan demi hal yang tidak penting. Contoh, kadang datang godaan untuk berhutang padahal barang yang akan dibeli tidak dibutuhkan.

Misalnya kredit ponsel terbaru padahal yang lama masih bekerja dengan baik. Atau menggunakan kartu kredit untuk berbelanja barang branded. Kalau dari muda sudah banyak utang konsumtif, bagaimana bisa menjadi orang kaya raya?

Semua orang tahu cara menjadi orang kaya. Tapi tidak semua orang memiliki kematangan emosi dan mampu mengontrol keinginan untuk bersusah dahulu, bersenang kemudian.

Semua orang benci utang, terutama yang bunganya tinggi. Utang berbunga tinggi jelas menghalangi upaya kita menjadi orang kaya. Karena itu, bunuhlah utang sebelum kita dibunuh utang itu.

Apabila sudah terlanjur berutang, maka kebiasaan untuk membunuh utang berbunga tinggi bisa dimulai dengan mengurutkan utang mana yang memiliki bunga paling mencekik.

Setelah itu, alokasikan dana terbesar dari pos cicilan ke sana. Lalu, disiplin bayar tiap bulan sampai seluruh utang betul-betul lunas.

Makin cepat utang terlunasi, makin cepat pula langkah Kamu untuk jadi kaya. Sembari berusaha membunuh utang, jangan pernah menambah utang lain. Tak ada gunanya bayar utang pakai dana yang juga utangan. Itu namanya “gali lubang tutup lubang”.

Betapa tersiksanya hidup bila terus-menerus terlilit utang. Bagaimana tidak, hidup kita menjadi tidak tenang karena dikejar-kejar utang. Belum lagi suku bunga tinggi yang perlu dicicil setiap bulan. Daripada utang semakin menumpuk, mulailah untuk mencicil utang sedikit demi sedikit. Seiring berjalannya waktu, utang pasti lunas.

 

IKUTI ASURANSI KESEHATAN DAN ASURANSI BISNIS

Perjalanan hidup tidak bisa ditebak. Kadang kita berada di atas, kadang kita berada di bawah.

Kita juga tidak dapat menebak peristiwa yang akan terjadi dalam hidup kita. Karena ketidakpastian inilah, kita membutuhkan suatu jaminan di masa depan yang bisa meminimalisir resiko, yaitu asuransi.

Semakin cepat Kamu mengambil asuransi, semakin banyak manfaat yang didapatkan. Pastikan Kamu bergabung pada dua instrumen asuransi, misalnya asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi bisnis.

Karena apabila kita atau keluarga kita jatuh sakit, ongkos kesehatan dan biaya obat sangatlah mahal dan tidak terduga. Sehingga mengikuti program asuransi untuk diri dan keluarga akan mengurangi beban keuangan di masa depan.

Jangan melihat asuransi sebagai hal yang memboroskan uang kita. Anggap saja hal tersebut sebagai investasi, karena dengan biaya 200 ribu per bulan per orang, kita telah mendapatkan keuntungan dalam rawat inap, misalnya asuransi akan membayar biaya rawat inap rumah sakit hingga Rp 500 ribu per malam, beserta detail keuntungan lainnya yang dicover asuransi.

Tapi patut diingat! Jangan membeli asuransi yang mengiming-imingi investasi atau lainnya! Belilah asuransi yang murni untuk meng-cover biaya kesehatan dan perawatan rumah sakit.

Itulah resep dan cara menjadi orang kaya.

Sudah siap menjadi kaya raya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s