Sara Felberbaum De Rossi: Saya Tidak Tahu Berapa Lama Lagi Suamiku Bisa Bermain

felberbaum-de-rossi-asromaindo-2

Sara Felberbaum, aktris cantik dan istri dari kapten AS Roma Daniele De Rossi, memberikan pernyataan pada ‘Sette’ – majalah mingguan dari Corriere della Sera.

Pewawancara: Kamu pergi ke stadion untuk menonton suamimu?

Sarah Felberbaum: Saya dibebaskan suamiku mau datang atau tidak…

Tapi akhir-akhir ini saya lebih sering ke stadion. Suamiku telah berusia 35 tahun dan saya tidak pernah tahu berapa lama lagi dia bisa bermain.

Apakah 2 tahun? 3 tahun? Saya ingin berada di sana.

Saya pergi ke Stadion Olimpico bersama kawan dekatku. Kawan dekatku itu juga yang mengajakku ke Olimpico untuk pertama kalinya!”

felberbaum-de-rossi-asromaindo

Daniele De Rossi: “Saya Berusia 11 Tahun Ketika Pertama Kali Berlatih di Trigoria”

“Saya berusia 11 tahun ketika pertama kali berlatih di Trigoria, bersama anak-anak lainnya. Tak terhitung berapa kali saya datang ke Trigoria pada tahun-tahun selanjutnya, tapi momen pertama kali itu selalu saya ingat”.

“Banyak hal telah berubah, Trigoria sangat indah saat ini. Saya mengenang masa-masa di sana, namun bahkan di Trigoria, semuanya telah berubah.

Secara umum, beberapa tahun terakhir adalah tahun yang sangat menyenangkan bagiku, mungkin karena aku telah matang, aku telah belajar untuk hidup lebih baik melalui profesi ini dan membuat ikatan dengan tim”.

“Aku selalu menjadi professional yang serius, tapi sekarang saya melakukannya dengan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai diriku sendiri.

Seorang pesepakbola yang telah memiliki karir yang panjang: itu bukanlah suatu kebetulan apabila musim lalu berakhir baik, aku memiliki etos kerja yang lebih baik, lebih memperhatikan detail.

Jika sebuah kota telah memiliki ikatan kuat pada seorang pemain, itu karena penampilannya di lapangan. Aku telah membuktikan bahwa aku memilih untuk menjadi pemain yang kuat dan memotivasi tim ini.

Kehadiranku dalam beberapa aspek telah membuat ikatan pada sebagian kota ini yang mungkin mencoba untuk memusuhiku, tapi di saat yang sama, yang lain menciptakan cinta yang kuat untukku bersama banyak fans dan penduduk Roma.

Aku hidup di sini dengan bahagia, sangat bahagia”.

“Jika aku bisa mengulang pertandingan Roma vs Sampdoria, mungkin aku akan melakukan marking ketat pada Pazzini (tertawa).

Itu adalah laga yang seharusnya memberikan kami gelar Scudetto yang layak bagi tim.

Akan ada laga lain hari, bahkan di musim yang sama, tapi andaikan kami memenangkan pertandingan lainnya, kami tidak akan membutuhkan 3 poin tersebut melawan Samp.

Juga pada pertandingan semifinal Liga Champions melawan Liverpool: kami telah memulainya dengan sangat baik dan berakhir dengan hasil yang tidak layak dibandingkan dengan yang kami tampilkan di lapangan”.

“Memenangkan derby memberikan sedikit keyakinan pada diri sendiri, bahkan bibit muda kami telah mekar dan menunjukkan performanya, misalnya Lorenzo Pellegrini.

Dari momen ketika dia mencetak gol melalui tumit, seorang pemain baru telah lahir dan saya harap dia akan selalu seperti itu untuk 20 tahun menggunakan seragam yang sama.

Di momen yang buruk, kami harus mendukung pemain-pemain, dengan itu mereka akan bermain lebih baik”.

Pewawancara: Kamu akan menjadi apa nantinya di masa mendatang?

De Rossi: Oh, AS Roma selalu di hatiku, begitu juga Di Bartolomei, Conti, Giannini, setelah kekecewaan yang lebih buruk daripada yang kualami.

Kami terus berkembang bahkan tanpa Di Francesco, bayangkan apabila kamu tidak mampu mengatasi hal buruk.

Ketika lututku sakit selama 5 hari berturut-turut, saya ingin pensiun dan bercerita pada istriku bahwa aku ingin liburan selama 3 bulan penuh.

Segera setelah sembuh, saya malah berpikir pertandingan selanjutnya.

Saya orang yang konsisten, saya tidak ingin menjadi beban, saya tidak ingin menjadi sesuatu yang dilupakan, saya memiliki gambaran yang jelas mengenai tahun-tahun mendatang.

Saya tidak pernah bercerita hal ini, saya simpan kebebasan itu dalam pikiranku, sedikit egois mengenai hal ini”.

Pewawancara: Apakah kamu akan menjadi pelatih sepakbola?

“Saya memiliki passion yang kuat untuk olahraga ini, menjadi pelatih adalah peran satu-satunya untukku yang saya lihat di masa depan.”

#beritasepakbola #sepakbola #danieleDeRossi #deRossi #saraFelberbaum

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s