AS Roma vs S.P.A.L. : Perkiraan Formasi

florenzi-VS-lazzari-asromaindo

Setelah jeda pertandingan tim nasional, kompetisi Serie A Lega Calcio akhirnya kembali bergulir.

AS Roma kembali bertanding setelah 4 kemenangan beruntun di liga domestik dan Liga Champions, mengamankan 14 poin dan berhasil duduk di peringkat kelima bersama dengan Sampdoria.

Tim dari Semplici (S.P.A.L.) sebaliknya, setelah sukses memenangkan 3 dari 4 laga pertamanya di Serie A musim ini, tiba-tiba mandek, mengalami 4 kekalahan beruntun, sehingga mendekati zona merah degradasi.

Sementara Giallorossi akan terus mencoba mengulang periode baik pada pertandingan melawan S.P.A.L., tim Putih-Biru akan menempuh segala cara untuk membalikkan tren negatif yang bisa membuat sisa musim semakin sulit.

PERTEMUAN SEBELUMNYA – Telah ada 31 duel yang terjadi antara AS Roma dan S.P.A.L. dengan 10 kemenangan milik tim Ferrarese, 9 seri, dan 13 kemenangan bagi Giallorossi.

Dalam 2 pertandingan terakhir pada musim lalu, Giallorossi berhasil menang 3-1, sementara pada pertandingan tandang di Mazza Roma menang 3-0 sehingga membuat Roma pulang membawa 3 poin dan posisi ke-3 di kompetisi berhasil diamankan.

Dari laga itu, yang kita ingat tanpa ragu, adalah gol perdana Patrik Schick di Serie mengenakan seragam Giallorossi.

Hanya satu kali saja, S.P.A.L. berhasil menang di Stadion Olimpico, pada musim 1965-1966: dari 17 pertemuan di ibukota Italia, Roma menang 10 kali dan draw 6 kali.

PILIHAN PEMAIN – Eusebio Di Francesco siap untuk mencanangkan skema klasik 4-2-3-1, dengan beberapa perubahan. Bagaimanapun, pemain Roma akan lebih berkomitmen untuk mempersiapkan pertandingan melawan CSKA Moskow pada Selasa malam depan.

Posisi pengawal gawang akan dijaga oleh Olsen, sementara 4 bek akan diisi FlorenziManolasFazio, dan Kolarov yang mungkin akan digantikan oleh Luca Pellegrini – tergantung kondisi fisik pemain Serbia tersebut.

Di lapangan tengah, ada Bryan Cristante yang akan berdampingan dengan Nzonzi, sementara trequartista akan diisi Lorenzo Pellegrini – sementara Pastore masih baru pulih dari cedera betis.

Di sektor penyerangan, mungkin akan ada Schick, walaupun Dzeko baru saja membukukan penampilan cemerlang di laga tim nasional dengan mencetak 2 gol melawan Irlandia Utara, sementara di sayap akan siap Under dan El Shaarawy – dengan Justin Kluivert akan menagih posisi staring line-up.

S.P.A.L. dari Semplici akan mengambil skema biasanya 3-5-2 dengan CionekVicari, dan Djourou yang mengisi lini bertahan.

Lazzari dan Fares pada sayap yang akan didukung oleh trio gelandang MissiroliSchiattarella, dan Valoti yang mungkin bisa juga Everton Luiz.

Pasangan penyerang akan milik Antenucci – Petagna.

KEMUNGKINAN FORMASI

AS ROMA (4-2-3-1) : 1 Olsen; 24 Florenzi, 44 Manolas, 20 Fazio, 11 Kolarov; 42 Nzonzi, 4 Cristante; 17 Under, 7 Pilgrims, 92 El Shaarawy; 9 Dzeko.
Cadangan : 83 Mirante, 63 Fuzato, 5 Jesus, 15 Marcano, 18 Santon, 3 Luca Pellegrini, 16 De Rossi, 22 Zaniolo, 27 Pastor, 34 Kluivert, 14 Schick.
Pelatih : Eusebio Di Francesco

DALAM KERAGUAN BERMAIN : 11 Kolarov, 27 Pastore
TIDAK MUNGKIN BERMAIN : 8 Perotti, 2 Karsdorp

SPAL (3-5-2):  1 Gomis; 4 Cionek, 23 Vicars, 3 Djourou; 29 Lazzari, 6 Missiroli, 28 Schiattarella, 8 Valoti, 93 Fares; 37 Petagna, 7 Antennas.
Cadangan:  32 Milinkovic, 22 Thiam, 5 Simic, 14 Bonifazi, 24 Dickmann, 33 Costa, 16 Valdifiori, 25 Everton Luiz, 10 Floccari, 43 Paloschi.
Pelatih : Leonardo Semplici

#beritasepakbola #sepakbola #ASroma #SPAL #SerieA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s