Ambisi Besar Robin Olsen: Menghapus Jejak Alisson Becker di AS Roma

robin-olsen-asromaindocom

Beban sebagai penerus Alisson Becker disematkan ke pundak Robin Olsen begitu dirinya pindah ke AS Roma pada bursa transfer musim panas lalu. Positifnya, tanggung jawab itu selaras dengan ambisi kiper asal Swedia tersebut.

Alisson merupakan salah satu dari alasan bersinarnya AS Roma pada musim kemarin. Tidak hanya membawa Giallorossi finis di empat besar Serie A, namun ia juga sukses mengantar Roma ke babak semifinal Liga Champions.

Namun aksinya di bawah mistar gawang Stadion Olimpico sudah tak bisa lagi disaksikan pada musim ini. Pasalnya, ia memilih untuk pergi demi bergabung dengan klub raksasa Premier League, Liverpool.

Usai Alisson pergi, Roma menunjuk Robin Olsen yang baru direkrut dari FC Copenhagen sebagai penggantinya. Ia dianggap pantas diberi tanggung jawab tersebut lantaran tampil apik bersama Swedia di Piala Dunia 2018.

Walaupun Robin Olsen tidak pernah berkarier di luar negara asalnya selama ini, namun Monchi memiliki kepercayaan pada kemampuan dirinya.

Robin Olsen tahu bahwa tugas menggantikan Alisson di Giallorossi bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, ia tetap berambisi besar untuk membuat para Romanista melupakan kiper asal Brasil itu.

“Alisson fantastis, ada tekanan di sekitar saya, dan di atas semuanya, ada banyak yang membanding-bandingkan kemampuan kami di awal,” ujar Robin Olsen kepada Viasat.

“Tetapi saya ingin menunjukkan keahlian saya. Tekanan itu masih ada, tetapi siapa saja bisa mengisi posisi Alisson. Seorang kiper luar biasa dijual dengan nilai yang menjadi rekor dunia, wajar jika ada perbandingan,” lanjutnya.

Ingin Memenangkan Scudetto

Ambisi lain dari Robin Olsen adalah membawa Giallorossi meraih gelar juara Serie A Liga Italia. Oleh karena itu, ia berharap bisa memberikan penampilan yang maksimal seperti rekan-rekan setimnya serta legenda-legenda Roma.

“Di Serie A, ada banyak tim yang bagus. Tetapi saya bercita-cita memenangkan Scudetto bersama Roma,” tambahnya.

“Lingkungan sekitar sangatlah luar biasa, terutama para fans. Ada pemain yang menjadi legenda, Roma punya itu, tetapi saya ingin bermain baik seperti yang lainnya di posisi saya,” tandasnya.

Catatan Olsen selama mengawal gawang Roma di musim ini terbilang tidak begitu spesial. Pemain berumur 28 tahun tersebut sudah tampil sebanyak 12 kali dalam semua ajang, dan telah kebobolan 15 gol sejauh ini.

Tapi ia pun berhasil memamerkan penyelamatan-penyelamatan fantastis sejauh ini.

#beritasepakbola #sepakbola #ASRoma #RobinOlsen #AlissonBecker

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s