Kiper Sampdoria Berdarah Indonesia Kelahiran Mataram Menjelma Menjadi Kiper Terbaik di Eropa!

emil-audero-mulyadi-2-asromaindocom

Siapa sangka pemain Italia berdarah Indonesia itu, kini menggenggam status tak resmi sebagai salah satu kiper terbaik Eropa.

Emil Audero MULYADI menjadi sorotan khalayak sepakbola Indonesia. Tak lain karena pemain lulusan akademi Juventus FC itu memiliki darah Indonesia dari ayahnya, Edy Mulyadi.

Dia bahkan lahir di Mataram, Lombok (Nusa Tenggara Barat), dan sempat pulang kampung pada 2016 lalu.

Kiper Sampdoria tersebut menorehkan catatan gemilang pada awal musim ini. Pemain berdarah Indonesia itu sempat menjadi kiper dengan persentase penyelamatan terbaik di seantero Eropa.

Seperti dilansir Opta, secara tak resmi Mulyadi kini menggenggam status sebagai kiper terbaik Eropa. Berdasar persentase penyelamatan yang dibuatnya, pemain 21 tahun itu ada di atas deretan kiper hebat di 5 liga top Benua Biru.

Mulyadi mencatat akurasi 87,5% penyelamatan, dari setiap serangan yang mengarah ke gawangnya. Angka yang menstimulasi Sampdoria jadi pemilik pertahanan terbaik di Eropa saat ini.

Di bawah Mulyadi, terdapat kapten Tottenham Hotspur, Hugo Lloris, lewat 86,67%. Kiper fenomenal asal Brasil musim lalu yang kini jadi milik Liverpool, Alisson Becker, menguntit di posisi ketiga dengan 85,71%.

Hebatnya Mulyadi juga mengungguli senior serta idolanya, Gianluigi Buffon, yang musim ini membela panji Paris Saint-Germain. Pemain berjuluk Superman tersebut mengukir 83,33% akurasi penyelamatan.

PRODUK ASLI BINAAN JUVENTUS

emil-audero-mulyadi-3-asromaindocom

Emil Audero Mulyadi saat ini merupakan pemain Sampdoria. Walaupun begitu, pemain berumur 21 tahun itu masih menjadi bagian dari Juventus karena pindah dengan status pinjaman.

Audero Mulyadi lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 18 Januari 1997. Ia merupakan produk asli binaan Juventus. Ia bergabung dengan tim muda Juventus pada saat 15 tahun.

Saat usia belasan, Audero Mulyadi juga sering mendapat panggilan dari tim nasional Italia usia dini. Lantaran Juventus masih mengandalkan Buffon, maka Mulyadi yang berstatus kiper ketiga sempat dipinjamkan ke Venezia pada musim 2017/2018.

Sorotan tak masif pun terjadi musim lalu, karena membela Venezia di Serie B Liga Italia. Namun meredupnya pamor Mulyadi hanya berlangsung sejenak.

Selepas Buffon pergi, Audero Mulyadi tak lantas bergabung dengan Juventus. Bianconeri kembali meminjamkan Mulyadi, kali ini ke level yang lebih tinggi, yaitu Sampdoria yang berlaga di Serie A Liga Italia.

Ini merupakan musim pertama dirinya merasakan sebagai pemain dalam skuat utama salah satu tim Serie A. Pamornya kembali melejit seiring Sampdoria yang menjadikannya kiper nomor satu musim ini.

emil-audero-mulyadi-asromaindocom

Musim 2018/2019 belum berlangsung lama, namun Mulyadi sudah mencatatkan torehan yang membanggakan. Pria yang lahir di Mataram itu menjadi kiper dengan presentase penyelamatan terbanyak di Eropa.

Sampdoria punya klausul untuk membeli Audero Mulyadi selepas masa peminjaman selama satu tahun berakhir, namun hal itu disertai klausul pembelian kembali oleh Juventus. Audero Mulyadi sendiri dikontrak Juventus hingga tahun 2021.

Briliannya performa Mulyadi membuat timnas Italia U-21 tak ragu memberikannya debut pada jeda internasional pekan lalu.

Akankah Emil Audero Mulyadi dinaturalisasi oleh tim nasional Indonesia?

#beritasepakbola #sepakbola #EmilAuderoMulyadi #Sampdoria #ASRoma

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s