Edin Dzeko Bercerita Banyak Hal Tentang Kehidupan Sepakbolanya. Penasaran? Check It Out!

James+Milner+Edin+Dzeko+Liverpool+Vs+Roma+as-roma-indonesia

Ujung tombak AS Roma, Edin Dzeko menjawab pertanyaan fans di Reddit AMA (Ask Me Anything!). Dia bercerita tentang karirnya, gol favorit, kekecewaan terbesar, dan rekan setim yang paling bikin sebal!

Dzeko mengakui bahwa gol terfavoritnya adalah yang dicetaknya pada laga Liga Champions di Stamford Bridge musim lalu.

“Kupikir gol melawan Chelsea itu mungkin golku yang paling cantik… tapi gol favoritku adalah gol debut untuk tim nasional (Bosnia), ketika laga debutku melawan Turki.

“Itu adalah gol yang bagus, tendangan setengah voli ke sudut atas gawang… Bermain untuk negaraku seakan mimpi yang menjadi kenyataan, tapi mencetak gol di laga debut rasanya luar biasa!

“Menjadi juara liga dengan Wolfsburg, gol di menit akhir melawan QPR saat di Manchester City, dan dengan Roma… hal hebat masih banyak yang akan terjadi! (walaupun laga melawan Barcelona juga sangat mengesankan).

“Aku melihat beberapa pertanyaan mengenai pertandingan melawan QPR – sejujurnya, ya, orang-orang akan selalu ingat gol Aguero di laga itu – tidak apa-apa sih, karena tanpa gol yang kucetak, golnya Aguero tidak mungkin terjadi… dan dengan gol kami berdua, Manchester City akhirnya memenangkan juara liga. Jadi bagiku itu tidak apa-apa!

“Di karirku, aku sangat merasa beruntung bermain dengan banyak penyerang hebat, striker ganas.

Di Manchester City, kami selalu punya 4 striker hebat. Tentu saja ada Aguero, yang selalu mencetak gol – tapi ada juga Jovetic, Tevez, Balotelli, Negredo… Selalu ada penyerang berkualitas.

“Kemudian aku tiba di Roma, saat Totti masih banyak bermain sebagai No. 10 – dan sangat disesalkan, kami tidak bisa bermain bersama lebih awal di puncak karir Totti, karena kutahu, aku bakal bisa mencetak banyak sekali gol dengan visi bermain dan keahliannya.

“Tapi aku juga bermain selama 2 tahun dengan Mo Salah, partner yang hebat dengan kecepatan dan kemampuannya. Saat ini, kami punya Cengiz dan Schick, yang kuyakin mereka akan terus berkembang dan mencapai level tertinggi.”

“Di Wolfsburg, aku juga punya rekan yang hebat pada diri Grafite dan Mandzukic, kami bekerja sama dengan baik.”

Pertanyaan: Siapa rekan setim yang paling filosofis?

Dzeko: “Aku harus bilang Vincent Kompany, dia sangat tertarik pada banyak topik di luar sepakbola dan selalu membawa buku dan kertas bersamanya di ruang ganti pemain, di bus dan hal-hal semacam itu. Dia selalu membaca.

“Di Roma, Daniele De Rossi adalah seorang yang selalu bisa melihat berlangsungnya pertandingan lebih awal dibandingkan siapa pun. Kostas Manolas berpikir dia juga bisa, tapi aku tidak begitu yakin deh! (tertawa)

“Badut yang paling brutal adalah Kostas Manolas! Dia selalu banyak omong, ngomong terus… Tidak pernah berhenti!

AS Roma mencapai semifinal Liga Champions musim lalu dan kalah dari Liverpool, itu sesuatu yang dia sesalkan dan sebuah pertandingan yang ingin dia ulang.

“Aku selalu berpikir, kami menyerah terlalu mudah di Anfield, membuat kondisi kami sulit ketika berlaga di Olimpico!”

#beritasepakbola #sepakbola #ASRoma #EdinDzeko

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s