Radja Nainggolan: Saya Tak Pernah Menyangkal Berasal dari Indonesia!

radja_nainggolan-timnas-indonesia-as-roma.jpg

Gelandang Inter Milan asal Belgia, Radja Nainggolan baru-baru ini menjawab secara blak-blakan kepada France Football soal kehidupan pribadinya yang selalu menjadi hal kontroversi bagi kebanyakan orang.

Radja Nainggolan membela dirinya dari tudingan punya gaya hidup dan personalitas sebagai bad boy atau orang buruk, justru sebaliknya merasa normal.

Meski punya talenta apik, sang gelandang Inter Milan juga dikenal dengan karakternya yang keras dan membuatnya kerap mendapat citra buruk selama berkarier di Serie A Liga Italia.

Nainggolan akhirnya buka suara atas klaim negatif pada dirinya dan menekankan kendati gemar merokok dan minum alkohol, itu sama sekali tak berkaitan dengan gaya mainnya di lapangan.

“Saya katakan kepada kalian jika saya sosok normal seperti kebanyakan orang. Saya bukan ‘bad boy’ seperti yang dilabelkan kepada saya.

“Mereka mungkin tidak tahu bagaimana rasanya menjadi pesepakbola atau tokoh publik,” ujar Nainggolan kepada France Football dilansir dari FCInter1908.it.

“Saya bisa berada di lingkungan buruk dan hidup normal. Saya bisa menerima kemudahan yang didapat oleh pesepakbola, namun bukan itu yang saya cari. Saya lebih senang berbelanja di supermarket, minum anggur dan merokok dengan tenang, seperti kebanyakan orang,” tambahnya.

Radja juga menegaskan jika ia bukan orang yang senang menyembunyikan sesuatu.

“Saya bukan tipe orang yang suka menyembunyikan sesuatu. Ketika anda mencoba menyembunyikan satu hal, maka harus menyembunyikan hal-hal lain setelahnya, dan itu bukan karakter saya,” ujar Nainggolan.

Nainggolan juga berbicara soal asal-muasalnya. Gelandang keturunan Batak tersebut tak pernah menyangkal fakta jika ia berasal dari Indonesia.

“Saya sangat bangga dengan dari mana saya berasal, walau harus menghadapi banyak hal tak mengenakkan khususnya karena ayah saya. Saya memberinya kesempatan kedua ketika mengunjungi Indonesia tetapi tak berjalan baik. Saya tidak terlalu kental dengan Indonesia, tetapi saya tak pernah menyangkal asal saya,” ujarnya.

Tumbuh dan besar di Antwerp, Belgia dengan orang tua tunggal sepeninggal ayahnya yang berasal dari Indonesia, Nainggolan hijrah ke Piacenza pada 2005 lalu sebelum berkembang di Serie A Liga Italia bersama Cagliari.

“Awal di Piacenza, saya cuma meraih ribuan euro dalam sebulan tapi bagi saya dan keluarga itu sudah banyak,” kenangnya.

“Saya berusaha untuk memastikan standar kehidupan seluruh anggota keluarga.”

“Saya terinspirasi oleh ibu, ia adalah orang terpenting dalam hidup saya, ia tidak punya apa pun tapi memberikan saya segalanya dengan melakukan banyak pengorbanan.”

“Saya sangat bangga akan asal usul, bahkan jika hal itu tidak mengizinkan saya untuk memiliki kehidupan yang mudah. Saya merasa berasal dari Antwerp, sementara sebagai pemain saya merasa berasal dari Italia, dari segi teknik mau pun pandangan taktik.”

“Saya memiliki banyak kualitas tapi tidak merasa unggul dalam apa pun. Gaya saya mengizinkan saya untuk bisa memberikan segalanya bagi rekan-rekan.”

#beritasepakbola #sepakbola #ASRoma #RadjaNainggolan #Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s