4 Hal yang Kita Pelajari Pada Kemenangan vs Torino: Giallorossi Tunjukkan Karakter Untuk Menang!

as-roma-vs-torino-2019

AS Roma mengalahkan Torino dengan skor 3-2 pada Sabtu sore waktu Italia. Seorang Romanista melihat 4 poin kunci kemenangan dari pertandingan ini …

1. Karakter Tim Menonjol 

AS Roma tentu dibuat untuk bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin melawan Torino asuhan Walter Mazzarri, tetapi setelah keunggulan dua gol bisa disamakan lawan, Stephan El Shaarawy akhirnya mengamankan kemenangan saat laga tersisa 17 menit lagi.

Menampilkan ketangguhan dan semangat untuk mengalahkan Torino yang tidak pernah kalah saat bermain tandang menjelang pertandingan ini, Giallorossi pun membuat tiga kemenangan berturut-turut di Serie A.

Menyusul babak pertama yang luar biasa dari AS Roma , kelelahan, beberapa manajemen permainan yang buruk dan pengambilan keputusan yang ceroboh diperlihatkan tim pada awal babak kedua.

Hasilnya tim dengan cepat kebobolan dua gol.

Namun demikian, Eusebio Di Francesco masih memuji performa anak asuhnya usai pertandingan.

“Saya senang karena para pemain bekerja sangat baik dan kami banyak berkembang sebagai tim,” katanya.

“Namun, kami jelas perlu bertahan dengan lebih baik. Kadang-kadang Anda sebenarnya perlu sedikit mengurangi agresif dan membaca situasi lebih baik. Jika Anda menang 2-0, Anda terperangkap oleh serangan balik lawan, seperti yang kami lakukan beberapa kali hari ini.

“Kami memiliki peluang untuk menyelesaikan pertandingan ini dengan lebih cepat, tapi kami tidak melakukannya. Kami pantas menuju babak kedua membawa keunggulan lebih dari dua gol mengingat cara kami bermain di babak pertama.

“Kemenangan hari ini menunjukkan kekuatan mental kami karena kami merespons untuk menemukan diri kami kembali ke level setelah skor imbang 2-2 dan menunjukkan ide yang tepat.”

 

2. Cara Menekan Lawan yang Efektif 

Kapan pun Torino berusaha membangun serangan dari belakang, AS Roma mengeksekusi tuntutan Di Francesco untuk menekan lawan sangat tinggi terbukti efektif, utamanya usaha tim pada babak pertama.

Diawali langkah Edin Dzeko yang akan menekan bek tengah Nicolas Nkoulou atau kiper Salvatore Sirigu. Dia kemudian diapit oleh dua sayap, yang mengorientasikan diri mereka ke arah bek lawan yang bergerak melebar.

Nicolo Zaniolo kemudian akan melacak Tomas Rincon, dengan Lorenzo Pellegrini dan Bryan Cristante mengawasi Cristian Ansaldi dan membantu bek tengah untuk mengawasi gelandang serang Torino seperti Vittorio Parigini dan Iago Falque. Bek sayap AS Roma akan membereskan segala sesuatunya dengan tetap mengawasi para pemain sayap lawan yang akan masuk ke daerah pertahanan.

Karena strategi di atas, sering kali para pemain Torino melakukan banyak kesalahan, terpaksa memainkan bola jauh dan begitu sering melakukan turnover. Semua ini berkat menekan lawan dengan begitu tinggi.

1

Selain itu, AS Roma juga secara efektif melakukan counterpressing setelah tim kehilangan bola. Karena strategi ini, tim beberapa kali bisa menyerang balik meski baru saja kehilangan bola plus tim juga sukses memutus rencana lawan melakukan serangan balik.

2

3. Pergerakan Fantastis Zaniolo

Zaniolo menunjukkan tekad dan kekuatan fantastis pada pertandingan ini, utamanya ketika tercipta gol pertama tim, namun lebih dari itu, pergerakannya adalah nilai plus lainnya dari penampilannya kali ini.

Sepanjang pertandingan, ia mendapat kawalan ketat dari Rincon yang dikenal begitu keras dan tanpa kompromi dalam duel satu lawan satu. Tetapi melalui kombinasi kecerdasan, fisik, keuletan dan kesadaran spasial, ia terus-menerus berhasil menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi timnya baik dengan bola maupun melalui gerakannya.

Pergerakannya memang begitu fantastis. Karena ia terus-menerus menarik penjaganya dari daerah pusat berbahaya untuk membuat jalur umpan kepada para pemain lini depan AS Roma , karena ia tahu sepenuhnya bahwa Rincon akan mengikuti setiap gerakannya. Selain itu, ia menyebabkan kebingungan dengan rotasi mulus dengan gelandang tengah, sayap atau penyerang tengah.

3

4

Menyesuaikan lawannya dengan mengagumkan, tidak hanya dalam pertempuran kekuatan tetapi juga atletis, kemampuannya dalam membuka ruang kosong agar bisa berlari saat menerima bola juga patut diacungi jempol.

Karena aksinya ini, ia beberapa memaksa lawan melakukan pelanggaran untuk menghentikannya.

5

4. Struktural Dzeko Sangat Penting 

Mendapat kepercayaan dari Di Francesco untuk memulai pertandingan penting ini, pemain asal Bosnia ini memang tidak mencetak gol, namun ia membuktikan sang pelatih membuat keputusan tepat lawan dengan cara lain.

Sosok Dzeko sangat penting bagi struktur ofensif AS Roma . Karena berkat dirinya, AS Roma bisa membuka jalur serangan ke daerah pertahanan Torino. Keahliannya dalam menjaga bola, membuat ia selalu mendapat perhatian dari pemain belakang lawan. Puncaknya ia memberikan pemain lain ruang kosong.

6

Selain itu, ia berhasil membuat lini tengah dan depan berintergrasi dengan baik. Utamanya lewat performanya ketika mendistribusikan bola. Dia juga membuat lawan kebingungan untuk bertahan di posisinya atau justru keluar.

7

89

Keberhasilannya terus memanipulasi lini belakang Torino, merupakan contoh kontribusi nyata dari performa Dzeko. Utamanya perannya yang membuat ruang kepada El Shaarawy untuk mengunci umpan Pellegrini dan mencetak gol kemenangan tim.

10

Meskipun dia masih sering membuat kesalahan, melalui tenaga yang bijaksana, cerdas dan halus, Dzeko masih memastikan dampak kehadirannya di lapangan sangat terasa.

#beritasepakbola #sepakbola #ASRoma #SerieA #Torino

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s