Fabio Capello: Kepergian Alisson Becker Jadi Penyebab Keterpurukan AS Roma

alisson-becker-liverpool

Pelatih kawakan asal Italia, Fabio Capello, mengungkapkan penyebab mengapa AS Roma mengalami penurunan performa musim ini. Kepergian Alisson Becker pada musim panas 2018 dinilai Capello jadi pangkal masalah menurunnya performa Giallorossi musim ini.

“AS Roma harus membayar keputusan mereka menjual Alisson. Mereka lemah di pertahanan dan beberapa pemain muda mereka tidak bermain sesuai ekspektasi,” kata Capello mengutip dari Calciomercato, Senin (22/4/2019).

Capello memang tidak asal bicara, statistik menunjukkan semuanya.

Ketika membela AS Roma di musim pertama dan musim terakhirnya (2017-2018), Alisson tampik bak benteng kukuh. Dari 37 penampilan di Serie A Liga Italia 2017-2018, gawang Roma kawalan Alisson hanya kemasukan 28 kali, dan mencatatkan 17 clean sheet.

Alhasil di akhir musim, AS Roma racikan Eusebio Di Francesco finis di posisi tiga dengan koleksi 77 poin. Berkat performa brilian itu, kiper tim nasional Brasil itu diboyong Liverpool pada musim panas 2018 seharga 62,5 juta euro atau sekira Rp 990,1 miliar dan menjadi kiper termahal dunia selama beberapa saat sebelum dipecahkan oleh pembelian panik Chelsea untuk Kepa.

Bagaimana dengan musim ini? Robin Olsen dan Antonio Mirante yang bergantian mengisi posisi Alisson gagal memberikan keamanan maksimal. Terbukti hingga pekan 33, gawang Roma sudah kebobolan 46 kali.

Fabio Capello, merasa miris dengan performa AS Roma di Serie A seusai melepas Alisson Becker ke Liverpool.

AS Roma mengalami performa yang melempem dalam perjalanannya di Liga Italia musim 2018-2019.

Menurut Fabio Capello, salah satu penyebab keterpurukan performa AS Roma musim ini adalah hengkangnya kiper Alisson Becker ke Liverpool.

“AS Roma membayar mahal atas penjualan Alisson,” kata Capello seperti dikutip dari laman La Gazzetta dello Sport.

“Mereka punya kelemahan di sektor pertahanan dan sejumlah pemain muda tidak mampu tampil sesuai dengan ekspektasi,” ujar pria yang melatih Roma pada 1999-2004 ini.

Seolah, nominal 62,5 juta euro (sekitar Rp989,5 miliar)yang didapat Roma dari penjualan Alisson ke Liverpool Juli tahun lalu, tak bisa diinvestasikan untuk menambal lini belakang.

Semua itu karena ketidakbecusan Monchi dalam menangani penjualan dan pembelian pemain!

Sementara Monchi memilih mendatangkan Robin Olsen sebagai kiper pengganti, yang harganya tak sampai seperenam dari Alisson.

Akibat kemasukan banyak bola, Roma pun tertahan di posisi lima dengan koleksi 55 angka. Roma saat ini masih berjuang keras untuk finis di posisi empat besar demi mentas di Fase Grup Liga Champions 2019-2020.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s