Radja Nainggolan: Fans di Roma Penuh Kasih Sayang, Beda di Kota Milan yang Hanya Pikirkan Bisnis!

radja-nainggolan-inter-milan

Radja Nainggolan membandingkan kota Roma dengan Milano. Dia menilai Roma penuh kasih sayang dan Milano melulu hanya soal bisnis.

Nainggolan memilih bergabung dengan Inter Milan pada awal musim ini. Dia meninggalkan AS Roma selaku klub yang sudah dibela selama empat setengah musim.

Di Roma, Nainggolan bermain sebanyak 203 kali dengan torehan 33 gol. Gelandang asal Belgia itu juga sempat terpilih sebagai pemain terbaik AS Roma di musim 2016/2017.

Namun semenjak bergabung dengan Inter, sinar mantan penggawa Cagliari itu seakan meredup. Dari total 31 laga di semua kompetisi, pemain yang kini berusia 31 tahun itu tercatat hanya tampil penuh selama delapan kali.

Alhasil Nainggolan dikabarkan mulai tidak betah merumput di Giuseppe Meazza. Belakangan sang bintang mengakui bahwa di Milan merupakan lingkungan yang memiliki suasana yang kurang membuatnya nyaman.

Rumor terkait ketidakbetahan Nainggolan di Inter pun tak terhindarkan. Nainggolan merasa ada suasana lingkungan yang kurang nyaman untuknya.

Gelandang Inter Milan, Radja Nainggolan, punya pandangan sendiri soal perbedaan kehidupan yang dilakoninya sebagai pemain La Beneamata – julukan Inter – dan AS Roma. Pemain berdarah Indonesia itu menyebut kehidupannya sebagai pemain Roma lebih hangat dibandingkan Inter.

Maksud Nainggolan, ia merasa lebih mendapatkan kasih sayang dari warga Kota Roma. Pada waktu membela Roma, Nainggolan lebih sering dikelilingi oleh fans saat berjalan di kota. Hal itu tak dirasakan Nainggolan saat membela La Beneamata.

“Di Roma, para fans jauh lebih hangat dan lebih penuh kasih sayang. Terutama terhadap tim. Di Milan, mereka mengatakan bahwa semuanya tentang bisnis dan sedikit lebih kompetitif. Sedangkan di Roma mereka lebih santai,” kata Nainggola seperti dikutip Football Italia.

“Di Roma, ketika saya biasa berjalan-jalan di sekitar kota, ketika seseorang telah mengenali saya, maka semakin banyak orang akan muncul,” sambungnya.

Ketika menghabiskan waktu luang dengan berjalan kaki di kota Milano, tak ada fans yang akan mengelilinginya. Fans baru akan menghampirinya jika ia berjalan-jalan ke pusat kota Milano. Nainggolan menilai di kota Milano semuanya lebih berfokus pada bisnis sehingga amat kompetitif. Sementara itu, Nainggolan lebih mendapatkan perhatian ketika membela Roma dibandingkan saat bermain untuk Inter sekarang.

“Di Roma ada lebih banyak kehangatan karena fans jauh lebih penuh kasih sayang, terutama terhadap tim mereka. Di Milan semuanya berputar pada sekitar bisnis, itu yang membuat mereka sedikit lebih kompetitif,” ujar Nainggolan seperti yang dikutip dari Calciomercato, Kamis (25/4/2019).

“Di Roma maka mereka lebih longgar, bahkan jika ketika saya berjalan-jalan saya akan mendengar suara-suara. Satu mulai berdatangan, kemudian yang lain. Mereka memberi tahu saya bahwa Milan jauh lebih tenang” pungkasnya.

Pihak Inter baru-baru ini dikabarkan ingin menukar Nicolo Zaniolo dengan Nainggolan. Zaniolo yang kini pemain Roma, pada awal musim lalu angkat kaki dari Inter karena menjadi bagian dari proses transfer Nainggolan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s