[LIBAS] AS Roma vs Sassuolo: AnaLIsa Before-Match ala ASROMAINDO (AS Roma Butuh Kemenangan Pertama!)

as-roma-vs-sassuolo

AS Roma harus menang. Tidak ada opsi lain.

INFO LAGA: AS ROMA vs SASSUOLO

Lokasi: Stadio Olimpico

Waktu Kick-Off: Minggu, 15 September 2019 pukul 23.00 WIB (18.00 waktu setempat)

Pada giornata ke-3 Serie A Lega Calcio musim ini, angin segar muncul setelah Leonardo Spinazzola dikabarkan siap bermain setelah absen pada 2 laga awal kompetisi.

Namun kabar tidak sedap juga ada, setelah Cengiz Under harus menepi selama 1 bulan karena mengalami cedera ketika membela tim nasional Turki. Absennya Under adalah hal yang tidak akan disukai Paulo Fonseca, mengingat betapa sang allenatore bergantung padanya di sektor sayap.

Under akan bergabung dengan pesakitan seperti Diego Perotti & Davide Zappacosta yang telah lebih dulu cedera.

Dengan cederanya Under & Perotti, kedatangan Henrikh Mkhitaryan di hari terakhir bursa transfer ibarat sebuah takdir indah di saat yang sempurna: sang playmaker asal Armenia kembali ke Trigoria dengan mencetak penampilan yang baik setelah mencetak 2 gol dan mengarsiteki sebuah assist ketika Armenia menggasak Bosnia-Herzegovina 4-2 di laga internasional.

Pertanyaannya di posisi manakah Mkhitaryan akan dimainkan: apakah di posisi Perotti sebagai sayap kiri, atau menggantikan posisi Under di sayap kanan?

Dengan Mkhitaryan dipastikan bermain sebagai starter, Justin Kluivert adalah nama yang dipastikan tersingkir dari persaingan memerebutkan starting eleven.  Permainan tidak konsisten Kluivert, terutama pada laga derby della capitale melawan Lazio, hampir pasti membuatnya dibangkucadangkan Paulo Fonseca.

Di lini serang, kita bisa memprediksi bahwa ujung tombak akan menjadi pos milik Edin Dzeko (dengan Nicola Kalinic siap sedia menjadi deputi penggantinya). Pada winger kanan, kemungkinan besar akan ditempati oleh Nicolo Zaniolo yang juga lihai bermain di posisi tersebut. Sehingga kita bisa berharap bahwa Mkhitaryan akan bermain di winger kiri.

Pada posisi trequartista (playmaker yang berada tepat di belakang striker), Lorenzo Pellegrini – yang baru saja mencetak gol debutnya untuk tim nasional Italia – akan ditugaskan di sana: dia akan bermain lebih maju setelah pada 2 laga sebelumnya ditugaskan lebih ke belakang bersama Bryan Cristante.

Sedangkan duet lini tengah kemungkinan besar akan diisi Jordan Veretout bersama Bryan Cristante. Jordan Veretout adalah versi non-tattoo dari Radja Nainggolan: gelandang box-to-box yang tidak kenal lelah membantu penyerangan dan mengawal pertahanan, dilengkapi pula dengan insting sliding-tackle yang brilian.

Sebenarnya ASRomaIndo lebih senang apabila Fonseca berhenti terlalu mengandalkan Cristante, karena kurang ngototnya permainan gelandang asal Italia. Amadou Diawara yang berusia 2 tahun lebih muda daripada Cristante seharusnya diberi kesempatan lebih luas untuk mengembangkan diri, karena Diawara adalah tipe pemain deep-lying playmaker murni serta lebih memiliki kreativitas dan kelincahan dibandingkan Cristante yang cenderung memiliki permainan kaku.

ASRomaIndo lebih menyukai duet Veretout-Diawara di lini tengah ketimbang Veretout-Cristante dikarenakan pasangan yang disebut lebih awal lebih mobile dan mampu menjangkau lebih banyak area lapangan: baik dengan pergerakan fisik maupun aliran bola.

Di lini belakang, dengan kembalinya Spinazzola maka akan membuat Fonseca sakit kepala memikirkan siapa yang akan mengisi posisi bek sayap. Spinazzola mampu bermain di sayap kiri maupun sayap kanan, sehingga mungkin Fonseca akan melihat bagaimana level fitness Aleksandar Kolarov maupun Alessandro Florenzi sebelum memutuskan.

ASRomaIndo lebih memilih untuk memainkan Spinazzola di posisi bek sayap kanan, dengan alasan bahwa Florenzi kurang memiliki kemampuan bertahan yang baik. Dan juga akhir-akhir ini, Florenzi seringkali terlihat kelelahan di pertandingan Serie A: terlihat dari caranya menarik nafas dengan sangat cepat, terutama ketika laga mendekati sepertiga akhir permainan. Sementara seorang bek sayap diharapkan memiliki stamina mumpuni serta kemampuan defense yang baik.

Namun sepertinya Spinazzola akan memulai laga di bangku cadangan, dengan Fonseca lebih memilih Kolarov di bek kiri dan Florenzi di bek kanan. Mari beri waktu bagi Spinazzola untuk merebut posisi starter dari para veteran AS Roma tersebut: ASRomaIndo yakin akan ada momentum bagi Spinazzola untuk menjadi starter rutin di posisi bek sayap, entah menggantikan posisi Kolarov ataupun Florenzi.

Di posisi jantung pertahanan, Chris Smalling dipastikan tidak akan dimainkan karena mengalami cedera ringan. Fonseca tidak ingin mengambil resiko dengan memainkan sang pemain pinjaman dari Manchester United, sehingga Fonseca kemungkinan akan menempatkan duet Federico Fazio-Gianluca Mancini sebagai pasangan bek tengah.

Di posisi mistar gawang, bisa dipastikan Pau Lopez yang akan ditugaskan untuk mengawal gawang dari gempuran trisula penyerang berbahaya Sassuolo: Francesco Caputo, Domenico Berardi, & Gregoire Defrel. Berardi harus diwaspadai karena dia sedang on-fire dengan mencetak hattrick kala Sassuolo mengentaskan Neroverdi 4-1.

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s