Menjadi Man-of-the-Match Laga vs Udinese, Statistik Chris Smalling Melampaui Virgil Van Dijk!

chris-smalling-as-roma

Terbuang dari Old Trafford, Chris Smalling menunjukkan tajinya di lini pertahanan AS Roma. Sejauh ini dia belum ada pemain yang bisa melewati hadangannya.

Smalling berulang kali mendapat kritik pedas saat berseragam Manchester United. Bersama rekannya di lini belakang, Phil Jones, dia kerap jadi olok-olokan dan kambing hitam atas jebloknya lini pertahanan Setan Merah.

Smalling kemudian hengkang dengan status pinjaman ke AS Roma di musim panas 2019. Il Lupi membayar 3 juta euro untuk memboyong pemain berusia 29 tahun itu ke Stadio Olimpico.

Bersama Il Lupi, Smalling menjadi salah satu pilar di jantung pertahanan dan menyegel satu tempat permanen sebagai bek tengah. Ia selalu tampil full 90 menit dalam tujuh laga AS Roma di semua kompetisi.

Menukil statistik dari Whoscored, Smalling berhasil memenangi duel udara paling banyak di antara pemain lainnya di Italia. Rata-rata, ia bisa melakukannya sebanyak 5,8 kali per pertandingan.

Selain itu, Smalling juga belum bisa ditembus lawan musim ini. Statistik Whoscored mencatat mantan pemain Fulham tidak pernah mampu dilewati musuh selama turun membela crest AS Roma.

Catatan Smalling itu pun lebih baik dibandingkan dengan performa salah satu bek terbaik dunia saat ini, Virgil van Dijk. Bek Liverpool itu sudah tiga kali ditembus lawan sepanjang musim ini.

Musim lalu, Van Dijk tidak bisa ditembus lawan di ajang Liga Primer Inggris dan Liga Champions. Di musim ini yang belum setengah musim berlalu, ia sudah dilewati Nicolas Pepe, Jay Rodriguez, dan Hwang Hee-Chan.

Smalling Dapat Pesan dari Solskjaer

Di AS Roma, Smalling seperti telah bangkit kembali. Ia sering dipercaya oleh Paulo Fonseca selaku pelatih untuk mengawal lini pertahanan klub berjuluk Giallorossi tersebut.

Smalling membalas kepercayaan tersebut dengan penampilan yang apik.

Pria berkebangsaan Inggris itu sudah membukukan tujuh penampilan dalam semua kompetisi, tiga di antaranya berakhir dengan clean sheet untuk Roma. Termasuk saat mereka menang dengan skor telak 4-0 atas Udinese dalam laga lanjutan Serie A akhir pekan kemarin, padahal rekannya Federico Fazio mendapat kartu merah.

Dan ternyata, selama ini, Solskjaer tak pernah luput memantau perkembangan Smalling di Italia. Saat diwawancarai the Athletic baru-baru ini, Smalling mengungkapkan bahwa dirinya masih saling kontak dengan Solskjaer melalui pesan singkat.

“Pelatih memberikan saya pesan. Dia menyaksikan saya, dia mengetahui saya menjadi man of the match dan memberikan ucapan selamat,” tuturnya.

Smalling Tertarik untuk Jadi Pemain Permanen di AS Roma

Chris Smalling mengomentari peluang dirinya menjadi pemain permanen bersama AS Roma pada musim panas tahun depan. Smalling mengakui bahwa dirinya memang tidak menutup kemungkinan tersebut.

Penampilan impresif Smalling selama berseragam Giallorossi lantas memunculkan rumor bahwa manajemen Roma berencana untuk menjadikan Smalling sebagai pemain permanen.

Pemain berusia 29 tahun itu sendiri merespons rumor tersebut dengan positif.

“Saya memulai perjalanan di sepakbola sepuluh tahun yang lalu dan waktu terus bergulir. Pada saat ini, saya berada di Italia dan saya menikmati pengalaman ini,” ungkap Smalling seperti dilaporkan oleh Football Italia.

“Saya merasa bahwa Liga Italia sangat sangat cocok dengan karakteristik permainan saya. Saya harap pada Mei nanti, musim kami berjalan positif dan tim juga menuai hasil yang bagus dan musim yang terbilang sukses,” tuntas mantan pemain Fulham tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s