[ANTIK – ANalisa takTIK ala ASRomaIndo] AS Roma 3, Brescia 0: Chris Smalling, Bek Tengah Rasa Striker!

as-roma-vs-brescia-2019

Pada laga kontra Rondinelle, Chris Smalling berhasil membukukan 1 gol, 2 assist, dan mencetak cleansheet: berkontribusi pada seluruh gol kemenangan Giallorossi melawan Brescia – selain itu dia pun mencetak sebuah rekor pemain Inggris!

Chris Smalling merayakan ulang tahun dengan cara terbaik. Bek asal Inggris itu tampil menggila untuk membantu AS Roma menang atas Brescia.

AS Roma menang 3-0 atas Brescia dalam giornata ke-13 Serie A di Stadio Olimpico semalam. Smalling, Gianluca Mancini, dan Edin Dzeko menyumbang gol di laga itu.

Namun Smalling tak hanya mencetak gol.

Dia juga menyumbang assist untuk gol Mancini. Smalling juga membuat assist untuk gol Dzeko ketika bola yang disundulnya membentur pemain Brescia sebelum dikonversi menjadi gol oleh Dzeko.

Smalling telah melalui pekan yang sempurna dengan jumawa 3-0 atas Brescia. Itu jadi cleansheet ke-4 Smalling bersama Giallorossi di Liga Italia.

Kontribusi itu jadi cara Smalling merayakan ulang tahunnya yang ke-30 yang jatuh pada 22 November.

“Saya menikmati sepakbola saya dan saya kira tim, seperti yang bisa Anda lihat, juga menikmati permainan kami,” ujar Smalling seperti dikutip situs resmi klub.

“Kami harus jalan terus karena perjalanan masih panjang,” katanya.

Atas golnya ke gawang Brescia, Smalling juga mencatatkan rekor baru. Dia menjadi pemain asal Inggris pertama yang bisa bikin dua gol dalam satu musim setelah David Beckham. Beckham melakukannya bersama AC Milan pada 2008/2009.

Sementara Itu, di Tanah Inggris

“Kami punya enam bek tengah yang fit. Saya tidak bisa menjanjikan dia (bisa bermain) sepakbola (secara) reguler.”

Kalimat itu dilontarkan oleh pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer pada Agustus 2019.

‘Dia’ yang dimaksud sang manajer adalah Chris Smalling. Menurut juru taktik asal Norwegia, sang bek asal Inggris tidak cukup ‘layak’ untuk menjadi starter pada skuatnya musim ini. Maka dari itu, Smalling – yang masih punya kontrak hingga 2022 – dipinjamkan ke AS Roma.

“Itu adalah klub besar, liga (Serie A) yang bagus. Tidak banyak pemain Inggris yang memiliki kesempatan untuk bermain di Italia dan saya yakin dia akan kembali lebih kuat dan lebih baik untuk itu,” ujar Solskjaer.

Smalling sejauh ini telah membuktikan diri sebagai bek tengah andal. Bek kelahiran Greenwich ini sudah 11 kali turun laga bersama I Giallorossi (9 kali di Serie A, 2 kali di Liga Europa).

Menurut data WhoScored, Smalling rata-rata melepaskan 1,3 tekel sukses per laga; 2,2 intersep sukses per laga; dan 4,5 sapuan sukses per laga. Selain itu, dia juga rata-rata memenangkan 4,6 duel udara per laga.

Baik AS Roma maupun Manchester United, sejauh ini sudah memainkan 13 laga di liga domestik masing-masing. ‘Serigala Ibu Kota’ sudah kebobolan 14 kali, sementara ‘Setan Merah’ 15 kali.

Sejak selama Smalling dimainkan, Roma sudah empat kali mencatatkan cleansheet di Serie A, termasuk dalam laga semalam. Sementara Manchester United sejauh ini baru mencatatkan dua kali cleansheet di Premier League.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s