Resmi: Gelandang Pendiam & Berkepribadian Tertutup Memperbarui Kontrak dengan AS Roma Hingga 2024

bryan-cristante

Selang sehari setelah mengumumkan pembaruan kontrak Aleksandar Kolarov, AS Roma kembali mengumumkan secara formal bahwa Bryan Cristante pun telah menandatangani kontrak baru dengan klub.

Cristante, berusia 24 tahun, telah menandatangani hitam-di-atas-putih sebuah kontrak baru selama 4,5 tahun – yang akan berlangsung hingga 30 Juni 2024.

Cristante membeberkan alasan bersedia berkomitmen lebih lama dengan AS Roma. Pemain berdarah Kanada menilai proyek yang dibangun AS Roma membuatnya yakin bisa meraih trofi.

“Aku sangat senang bisa memperbarui kontrakku,” kata Cristante.

“Di sinilah tempat di mana aku ingin berada, aku ingin terus berkembang. Aku percaya dengan proyek yang sedang dibangun oleh klub, dan kurasa proyek ini akan sangat sukses.”

Cristante bergabung dengan Giallorossi pada tahun 2018 dari Atalanta dengan status pemain pinjaman dengan banderol sebesar 5 juta Euro (Rp77 miliar) – sejauh ini telah membela panji Giallorossi pada 54 laga dengan kontribusi 5 gol.

Penampilannya yang lumayan ditambah kurangnya stok gelandang berkualitas di Giallorossi (pada saat itu) membuat petinggi AS Roma rela mengeluarkan 21 juta Euro tambahan (Rp 323,4 miliar) untuk mempermanenkannya.

“Aku telah mengetahui kemampuan teknis Bryan sejak lama, bahkan sebelum dia datang ke Roma,” kata Direktur Olahraga AS Roma, Gianluca Petrachi.

“Ketika aku tiba di Roma, aku akhirnya memiliki kesempatan untuk mengobservasi langsung kemampuannya. Aku menghargai dedikasi dan semangat yang menyertai Bryan pada setiap latihan.”

Banyak yang bilang bahwa Cristante memiliki kepribadian tertutup, agak pendiam, dan cepat berpuas diri (baca: https://asromaindo.com/2018/10/12/bryan-cristante-ternyata-katanya-pemalu-dan-antisosial/).

Terkait sifatnya tersebut, sebuah pernyataan keras pernah keluar dari mulut allenatore AS Roma, Paulo Fonseca ketika membahas aspek mental bertanding yang dimiliki skuad Giallorossi.

Alih-alih melindungi tim didikannya dari tekanan publik, Paulo Fonseca justru memberi pernyataan yang ikut menekan para pemain Giallorossi.

“Tekanan akan datang dari mana saja, terutama saat Anda menjadi tim yang selalu ingin meraih kemenangan,” tutur Paulo Fonseca.

“Jika ada pemain yang tak kuat menghadapi tekanan, dia bisa bersantai dan membeli sepetak tanah untuk menjadi petani kentang atau hal semacamnya,” ujar Fonseca.

Pernyataan itu adalah tanggapan Paulo Fonseca terkait hasil imbang yang didapat anak asuhnya pada ajang Liga Eropa, Kamis (3/10/2019). Bertandang ke Austria, AS Roma yang mendominasi sepanjang pertandingan harus puas ditahan imbang Wolfsberger AC dengan skor 1-1.

Selepas laga, sebuah kabar menyebutkan ada seorang pemain AS Roma, Bryan Cristante, yang merasa cukup puas dengan hasil imbang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s