Hadapi Juventus, Paulo Fonseca Menargetkan Ingin Membuat Cristiano Ronaldo Marah!!!

cristiano-ronaldo-vs-alessandro-florenzi-2019

Giornata ke-19 Serie A 2019-2020 akan diwarnai grande partita antara AS Roma vs Juventus di Stadion Olimpico pada Senin 13 Januari dini hari WIB.

Juru taktik Il Lupi, Paulo Fonseca, menargetkan kolega senegaranya yang membela Bianconeri, Cristiano Ronaldo, akan marah kala laga usai.

AS Roma bertekad untuk bangkit setelah kalah 0-2 dari Torino pada pekan lalu di kandang sendiri. Namun, ambisi itu bakal terbentur oleh kunjungan La Vecchia Signora ke OIimpico. Tim tamu baru saja mendapat modal positif berupa kemenangan telak 4-0 atas penghuni peringkat enam klasemen, Cagliari.

Paulo Fonseca memuji Juventus sebagai tim terbaik di Italia saat ini bersama Inter Milan. Akan tetapi, pria berpaspor Portugal akan tetap menganggap laga melawan skuad asuhan Maurizio Sarri seperti layaknya laga-laga normal.

“Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan, tetapi saya berharap dia (Ronaldo) akan marah seusai pertandingan. Juventus adalah tim yang hebat, yang terbaik di Italia saat ini bersama Inter Milan, jadi pertandingan itu akan sulit buat kami,” ungkap Paulo Fonseca.

“Walau begitu, rasanya akan sama saja seperti pertandingan lainnya. Kami akan menghadapi tim yang hebat, tetapi buat kami itu seperti pertandingan normal,” imbuh pria berusia 46 tahun itu.

Pada perjumpaan terakhir di Olimpico, Juventus harus pulang dengan tangan hampa setelah dihajar 2-0 oleh AS Roma, 13 Mei 2019. Cristiano Ronaldo sendiri memicu kontroversi di laga tersebut karena dinilai menghina tinggi badan kapten kesebelasan tuan rumah, Alessandro Florenzi.

Cristiano Ronaldo sebenarnya merupakan salah satu pemain top yang ramah jika diajak bertukar jersey. Namun, dia menegaskan tidak akan pernah menjalani tradisi tukar baju apabila bersua AS Roma.

Peraih lima kali penghargaan Ballon d’Or itu memiliki ketidaksukaan pada Giallorossi yang sudah mengakar sejak berseragam Manchester United.

Pangkal masalahnya terjadi pada laga perempat-final Liga Champions 2007 saat Manchester United bertemu AS Roma di Stadion Old Trafford.

Pada leg pertama, Manchester United dikalahkan 2-1 di Stadion Olimpico, membuat laga leg kedua menjadi panas dan ketat. Leg kedua yang berlangsung di Old Trafford kala itu, The Red Devils berhasil membungkam Giallorossi 7-1.

Namun, pengalaman di atas lapangan hijau lah yang membuat Cristiano Ronaldo tidak menaruh respek kepada AS Roma. Kala itu, Ronaldo memang masih sangat muda, belum berstatus superstar dan masih berjuang keras untuk bisa menasbihkan namanya di dunia sepakbola.

“Ketika itu skor 6-0, mereka meminta saya untuk berhenti, lawan memohon saya untuk berhenti menggiring bola,” kata Ronaldo.

“Pemain Roma lainnya mengancam akan menyakiti saya,” imbuhnya.

“AS Roma? Tidak ada satu pun pemain yang akan saya terima untuk bertukar baju!” lanjut Ronaldo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s